Siswi di Bengkulu Dikeluarkan Lantaran Hina Palestina

publicanews - berita politik & hukumMS, siswi yang dikeluarkan dari sekolahnya karena diduga menghina Palestina. (Foto: Gonews.co)
PUBLICANEWS, Bengkulu - Salah satu SMA di Bengkulu mengeluarkan siswi MS (19) atas dugaan penghinaan negara Palestina lewat TikTok. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Kabupaten Bengkulu Tengah Adang Parlindungan mengungkapkan MS sempat dipolisikan.

"Keputusan ini kami ambil karena pihak sekolah sudah mendata tata tertib poin pelanggaran MS. Jadi, dia sudah melampaui poin pelanggaran tata tertib dari ketentuan yang ada," ujar Adang kepada wartawan, Selasa (18/5).

Ia menjelaskan poin pelanggaran MS telah dibahas dalam rapat Dinas Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Kabupaten Benteng dengan pihak sekolah yang memutuskan MS dikembalikan ke orang tua.

Rapat menghadirkan Kapolres Benteng, Waka Polres Benteng, Kasat Intel Polres Benteng, Kasat Reskrim Polres Benteng, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Benteng, Kepala Sekolah, Ketua Komite, FKUB, Badan Kesbangpol Benteng, Kemenag Benteng, Komisi I DPRD Benteng, dan pihak lainnya.

Kasus tersebut berakhir dengan mediasi, semua pihak bersepakat tidak membawa kasus itu ke ranah hukum. "Penyelesaian kasus ini kita lakukan dengan restorative justice, yang mana setiap penyelesaian permasalahan tidak selalu diselesaikan dengan pidana," kata Adang.

Awalnya, kasus tersebut heboh di media sosial. MS pun telah meminta maaf atas perbuatannya menghina Palestina dengan kata-kata tidak pantas. "Saya minta maaf atas perbuatan saya. Baik kepada warga Palestina maupun seluruh warga Indonesia," kata MS. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top