Polisi Pastikan Hoaks Ledakan Kasus Covid di Klaten

publicanews - berita politik & hukumTangkapan gambar pesan berantai di WA yang menyebut Klaten mencatat ledakan jumlah pengidap Covid-19. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Klaten - Polisi turun tangan mengusut beredarnya unggahan berantai di media sosial soal ledakan kasus Covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, mencapai 11.876 kasus.

Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Nachrowi memastikan pesan berantai tsunami Covid seperti di India itu adalah kabar bohong.

"Postingan itu hoaks, dipastikan hoaks. Ini kita lidik (penyellidikan) oleh Tim Cyber," kata Nachrowi, Sabtu (15/5).

Polres Klaten telah mengkonfirmasi ke Satgas Covid-19 dan faktanya tidak ada lonjakan kasus sebanyak itu. "Dan fenomena hoaks itu tidak hanya di Klaten tapi juga wilayah lain, bahkan Jateng dan Jatim," ujarnya.

Pesan berantai tersebut sudah lama beredar di media sosial. Beberapa hari terakhir ini menjadi ramai karena diduga ada yang mengunggah kembali.

"Baru hebohnya dua hari ini setelah lebaran. Masyarakat diminta tidak percaya dan taati protokol kesehatan sebagaimana diinstruksikan pemerintah demi kesehatan semua," Nachrowi menambahkan.

Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian Kabupaten Klaten Roni Roekmito sependapat bahwa tidak ditemukan ledakan kasus Covid-19 di daerahnya.

"Tidak pernah ada di Klaten angka kumulatif sebanyak itu. Angka mingguan paling banyak 8 ribu," Roni menandaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. WE_A @WandiAli15 Mei 2021 | 17:48:50

    Pengacau situasi.

    Bikin resah masyarakat.

    Harus diusut, sampai tuntas.

Back to Top