Mal Dibuka TPU Ditutup, Ini Pembelaan Wagub DKI

publicanews - berita politik & hukumWarga berziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur di Jakarta Barat. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Protes mal dibuka sepanjang Lebaran sebaliknya ziarah di TPU ditutup ditanggapi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Politikus Gerindra ini membenarkan mal dibuka tetapi kapasitas hanya 30 persen. "Kalau di kuburan kan nggak bisa secara online, sulit membatasinya. Makanya (TPU) ditutup pilihan terbaiknya," ujar Riza kepada wartawan, Sabtu (15/4).

Kebijakan penutupan makam, ia menambahka, sementara dilakukan hingga Minggu besok. Hal itu untuk membatasi kerumunan. Ia menyebutkan ziarah di musim Lebaran selalu padat.

"Kita tahu ziarah kubur di musim Lebaran ini sangat padat, menimbulkan gesekan, apalagi jalannya kecil-kecil gang-gangnya. Kumpul semua keluarga, dari kakek, nenek, dari ibu, cucu biasanya kumpul semua di situ. Di situ dapat berpotensi kerumunan, pada akhirnya dapat menularkan," ujarnya.

Ia mengingatkan adanya varian baru dari virus Corona, seperti dari Inggris, India, Afrika Selatan yang penyebarannya lebih mudah, lebih cepat. Riza mengatakan harus ada upaya ekstra melakukan pembatasan, terutama di tempat-tempat yang berpotensi jadi kerumunan seperti di TPU.

Sebelumnya suara protes larangan ziarah di TPU disampaikan antara lain oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, politikus Partai Golkar Dedi Mulyadi, hingga pengurus PBNU.

Petugas Satpol PP sejak Kamis hingga Sabtu ini terus mengahalau peziarah di beberapa TPU di Jakarta. Di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, misalnya, Satpol PP terlihat mengangkut bunga-bunga yang dijual pedagang di sekitar makam. Petugas melalui pengeras suara meminta peziarah meninggalkan lokasi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top