Dosen Unej Cabuli Keponakan di Bawah Umur Ditahan

publicanews - berita politik & hukumDosen RH ditahan di Mapolres Jember karena tindak pidana percabulan, Kamis (6/5). (Foto: momentum jember)
PUBLICANEWS, Jember - Polres Jember akhirnya menahan Dosen Uiniverstitas Jember (Unej) berinisial RH. Penahanan setelah 23 hari ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana percabulan.

"Penahanan setelah penyidik memeriksa saksi tambahan, termasuk saksi ahli, akhirnya tersangka kami amankan dan kami tahan," kata Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, Kamis (6/5).

Kadek mengatakan bahwa RH disebut sudah dua kali melakukan pencabulan terhadap korban di rumahnya. Korban kebetulan tinggal serumah dengan tersangka.

Modus yang dilakukan tersangka yaitu memberikan terapi kanker payudara. Pada pencabulan kedua, korban sempat merekam percakapan pelaku.

"Korban merekam kejadian dengan meletakkan ponsel di bawah bantal, sehingga apa yang dibicarakan tersangka pada korban dapat direkam," Kadek menjelaskan.

Rekaman itu yang menjadi bekal pelaporan dan alat bukti bahwa telah terjadi tindak pidana. Polisi kemudian melengkapii dengan bukti-bukti lainnya.

Kasus ini menjadi perkara kepolisian setelah korban yang masih berusia 16 tahun mengadukan apa yang dialaminya kepada LBH Jentera dan Lembaga Pers Mahasiswa Imparsial Unej.

Polisi telah menetapkan tersangka RH pada 13 April 2021 lalu. Tersangka dikenai Pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 juncto Pasal 76e tentang penetapan Perppu No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-undang RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. RH terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Rektor Unej telah menonaktifkan RH dari jabatan Koordinator Program Magister (S-2) Program Studi Ilmu Administrasi FISIP Universitas Jember. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top