Heboh, Kutip Ayat Larang Pakai Masker di Masjid Bekasi

publicanews - berita politik & hukumKasus jemaah menolak lepas masker di dalam masjid di Bekasi berakhir damai. (Foto: Instagram @cetul.22)
PUBLICANEWS, Bekasi - Media sosial heboh dengan beredarnya video debat antara jemaah dan pengurus Masjid Jami Al-Amanah di Kota Bekasi. Video berdurasi 2 menit 22 detik itu terjadi pada Selasa, pekan lalu.

Kapolsek Medan Satria, Kota Bekasi, Agus Rahmat membenarkan perdebatan antara jemaah yang tetap ngotot pakai masker di masjid dan pengurus yang memaksa mencopot masker.

"Kasus itu sudah selesai," kata Satria, Minggu (2/5).

Satria menjelaskan, jemaah Roni Octavianto bersedia duduk bersama dengan pengurus masjid dan menyelesaikan kesalahpahaman.

"Kemarin ada kejadian ini saya kaget juga dan pada saat itu saya langsung tegur dan saya mediasi kedua belah pihak," ujar Satria.

Peristiwa berawal ketika Roni hendak melaksanakan salat. Ia dihampiri beberapa orang yang menyatakan keberatan terhadap Roni yang memakai masker di dalam masjid.

"Jangan pakai masker, jadi kita enggak ada perbedaan antara masjid dengan pasar," kata seorang pengurus masjid, seperti tampak dalam unggahan Instagram @cetul.22.

Pengurus bersikukuh meminta Roni melepaskan masker. Ia kemudian mengutip surat Al-Imran ayat 96. Namun, Roni bergeming.

"Saya pakai masker, saya taati aturan pemerintah," ujar Roni.

"Pemerintah punya aturan ulama punya aturan. Kagak bisa, ulama lebih tinggi dari pemerintah," kata pengurus masjid itu dengan nada tinggi.

Pengurus masjid mengatakan bahwa Rumah Allah ada aturannya. Ia kembali menegaskan bahwa di masjid dilarang pakai masker.

Bahkan, pengurus masjid mempersilakan Roni untuk membuat laporan ke Polsek. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top