Buntut Isu Babi Ngepet, Ustaz di Depok Jadi Tersangka

publicanews - berita politik & hukumHewan dituding sebagai 'babi ngepet' ditangkap warga Bedahan, Sawangan, Depok. Selasa (27/4). (Foto: Dok. Istimewa)
PUBLICANEWS, Depok - Ustaz Adam Ibrahim (44) ditetapkan sebagai tersangka menyusul heboh babi ngepet di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Adam menjadi tersangka penyebaran hoaks soal babi ngepet.

Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar menegaskan bahwa babi ngepet yang ada hanyalah sebuah kebohongan yang dilakukan Adam bersama beberapa orang lainnya.

“AI (Adam Ibrahim) jadi otak kebohongan isu babi ngepet,” ujar Kombes Imran kepada wartawan, Kamis (29/4).

Imran menjelaskan bahwa isu babi ngepet yang mebuat heboh warga Depok merupakan rekayasa yang sengaja dilakukan Adam.

“Kalau ada kalung tasbih dan ikatan kepala di babi ngepet, saya sampaikan itu bohong,” katanya.

Bahkan, Adam merekayasa kehilangan duit dengan tujuan agar warga yakin pelakunya adalah babi jadi-jadian.

Polisi menjerat Imran dengan Pasal 14 ayat 1 dan atau ayat 2 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun.

Sejak Selasa lalu, isu babi ngepet menghebohkan warga RT 2 RW 4, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Kian heboh ketika ada warga mengklaim kehilangan uang ratusan hingga jutaan rupiah. Warga lain, menuding sebagai ulah babi ngepet alias maling jadi-jadian.

Tersangka bersama tujuh orang lainnya mengaku berhasil menangkap babi ngepet pada Selasa dini hari lalu. Bahkan isu berkembang 'babi ngepet' menyusut menjadi kecil hingga kemudian diputuskan dipenggal dan dikubur dengan bungkus kain.

Polisi, Rabu kemarin, membongkar kubur bangkai babi tersebut. Aparat memastikam hewan berukuran panjang 50 cm dan diameter tubuh 25 cm adalah babi hutan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top