Penyelidikan Dosen Uhamka dalam Kasus Penodaan Agama Hindu Dimulai

publicanews - berita politik & hukumDesak Made Darmawati (kiri) menyampaikan permintaan maaf di hadapan Ketua PHDI. (Foto: Kemenag)
PUBLICANEWS, Denpasar - Penyelidikan kasus dugaan penodaan agama Hindu dengan terlapor dosen Uhamka, Jakarta, Desak Made Darmawati, sudah dimulai. Mapolda Bali telah membentuk tim penyelidik.

"Kita mulai melaksanakan beberapa pemeriksaan terhadap saksi pelapor," kata Direktur Reserse Kriminal UmumĀ Polda Bali Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan di Denpasar, Rabu (21/4).

Surat undangan pemanggilan pelapor telah dilayangkan. Pelapor nantinya akan dimintai keterangan soal perkara yang dilaporkan.

Menurur Djuhandhani, kemungkinan besar kasus tersebut akan dilimpahkan ke Bareskrim Polri karena terlapor berada di luar Bali. "TKP-nya luar Bali tentu saja perkara itu akan kita limpahkan mungkin ke Bareskrim. Karena di Bareskrim saya dengar juga ada laporan," ia menjelaskan.

Kasus ini dilaporkan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kepada Kapolda Irjen I Putu Jayan Danu Putra. Pertemuan berlangsung pada Senin lalu di Lounge Andalan Mapolda Bali, Denpasar, berdasar video tyang menimbulkan ketersinggungan umat Hindu.

Dalam video yang disebarluaskan oleh akun YouTube Istiqomah TV tersebut, Desak Made Darmawati salah satunya mengatakan di agama Hindu banyak Tuhan yang disembah. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top