Kriminalitas Malang

Pembunuh Pemandu Karaoke Sempat Tabrak Korban

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Malang - Polisi mengungkapkan sebelum pembunuhan, pemandu lagu Ayu (21) sempat diserempet truk oleh WY (34) dan diperkosa oleh tersangka lain. Jasad Ayu ditemukan di dekat kafe di Pakisaji, Malang, Jawa Timur.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan WY (34) adalah sopir truk dan pembunuhan ini bermotif asmara

"Jadi, mereka (WY dan Ayu) dari dulu sebenarnya sudah berpacaran bahkan sudah tinggal dalam satu kos-kosan. Tapi, kemudian seiring berjalannya waktu mereka sering terlibat pertengkaran," ujar Hendri di kantornya, Kamis (25/3).

WY, pria beristri, sedang mengendarai truk menuju parkiran dekat kafe di Jalan Raya Karangpandan, Pakisaji, itu bersama A, perempuan lain. Korban Ayu cemburu dan menghampiri WY dengan menggedor pintu mobil. WY pun kesal dan menjalankan mobil.

"Si WY merasa terganggu, tidak mau lagi ada pertengkaran dengan korban akhirnya menghidupkan truknya. Kemudi diarahkan ke kanan, roda yang belakang akhirnya menabrak si korban. Korban langsung jatuh dan patah tulang ekor dan tulang paha. Pecah pembuluh darahnya juga," ujar Hendri.

Tersangka tidak mempedulikan korban, malah menghubungi rekannya AD untuk mengecek kondisi korban. Ayu dalam keadaan menangis sambil menahan rasa sakit. AD yang sedang mabuk kemudian membawa Ayu ke sebuah warung gelap.

"Warung itu sudah tidak berfungsi lagi. Kondisinya gelap. Di sana si tersangka ini menyetubuhi korban yang dalam keadaan tidak berdaya," Hendri menjelaskan.

Polisi membekuk WY (34) di daerah Kepulungan, Gempol, Malang, pada Selasa (24/3) pukul 23.00 WIB usai polisi menemukan korban Ayu.

Jasad Ayu ditemukan dalam kondisi bugil oleh pemulung di sekitar Cafe 88, Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Selasa (23/3) pukul 15.15 WIB.

Di tubuh korban terdapat luka bekas tusukan di pinggang kanan dan jejak kaki laki-laki di sekitar lokasi kejadian. Dugaan kuat, pelaku menganiaya korban sebelum dibunuh. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top