Kriminalitas Bekasi

Herman Gondrong Kawini Bocah 15 Tahun dan Sudah Bakar Duit Sulap

publicanews - berita politik & hukumAksi Herman gandakan uang dengan trik sulap dan uang mainan. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Bekasi - Herman alias Ustaz Gondrong sudah ditetapkan sebagai tersangka penipuan. Herman yang mengklaim diri sebagai ustaz tapi tak paham Alquran itu menjadi tersangka bersama 4 orang lainnya, salah satunya istri sirinya NT (18).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan, NT menjadi perekam video penggandaan uang yang viral di media sosial.

Herman menikahi siri NT saat masih di bawah umur. “Tersangka menikahi istri secara siri yang saat itu masih berusia 15 tahun,” ujar Hendra kepada wartawan, Selasa (23/3).

Pernikahan itu memberikan seorang anak perempuan yang kini berusia tiga tahun. Herman dan NT menikah pada 25 Februari 2017.

Saat ingin mengawini anak di bawah umur itu, tersangka mengiming-imingi akan membayarkan utang keluarga NT, membangunkan rumah sampai membelikan tanah. Namun, tidak satu pun yang terwujud.

Sedangkan mengenai video yang membuat heboh itu direkam pada 4 Maret 2021 di rumah mertuanya, di Gang Veteran, Kampung Ujung Harapan, RT 001 RW 03, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. 

Namun, uang yang merupakan hasil tipuan trik sulap tersebut sudah dibakar oleh H. “Jadi tersangka membakar uang itu untuk menghilangkan barang bukti,” Hendra menjelaskan.

Selain uang, ikut dimusnahkan peti tempat uang keluar. Termasuk jenglot yang ternyata hanya sebuah boneka mainan yang dibeli di pasar Bekasi Utara.

Akibat dibakarnya barang bukti, polisi belum bisa memastikan apakah uang yang digunakan Herman dalam video merupakan uang asli atau palsu.

Hendra masih menunggu laporan masyarakat yang dirugikan oleh Herman. Sejauh ini, aksi penipuan dengan penggandaan uang telah dilakukan tiga kali.

Sedangkan mengenai pernikahan di bawah umur, Herman Gondrong akan dikenai Pasal 81 juncto Pasal 76 D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman 15 tahun.

Soal penggandaan uang yang diduga palsu, Herman dijerat Pasal 378 tentang penipuan serta penggunaan uang palsu. Lagi, ancaman hukuman 15 tahun. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top