Pembobol Dana Pensiun Pertamina Rp 1,4 T Ditangkap

publicanews - berita politik & hukumKomisaris Utama PT Sinergi Millenium Sekuritas Betty Halim (dalam lingkaran merah). (Foto: dok Kejaksaan Agung)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisaris Utama PT Sinergi Millenium Sekuritas Betty Halim ditangkap aparat Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Betty diamankan tanpa perlawanan di rumahnya Jalan Kemang 1D No. 15 B Gang Langgar, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Betty secara sah dan meyakinkan dinyatakan telah melakukan tindak pidana korupsi," kata Kasipenkum Kejati DKI Ashari Syam dalam keterangan pers tertulis, Rabu (3/3).

Ashari merujuk pada putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2496 K/Pid.Sus/2020 tertanggal 9 September 2020. Bety melanggar Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 ayat 1 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

"Perkara tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pembobolan dana pensiun (Dapen) PT Pertamina yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp1,4 triliun," ujarnya.

MA memperkuat hukuman pidana selama 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Apabila tak kunjung dibayar, Betty wajib mengganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan. Selain itu dijatuhi pidana tambahan berupa pembayaran uang senilai Rp 700 juta

Betty telah dieksekusi ke Lapas Perempuan Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, oleh tim Kejari Jakarta Pusat.

Betty Halim adalah menantu pengusaha Lim Chong Peng alias Tahir Ferdian, atau istri Lim Victory Halim, anak sulung Lim Chong Peng. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top