Denpasar

Turis AS Kristen Gray Diportasi Setelah Bikin Geger Warganet

publicanews - berita politik & hukumWisatawan asal Amerika Serikat Kristen Antoinette Gray dan pasangannya di Bali. (Foto: Youtube/KristenGray)
PUBLICANEWS, Denpasar - Wisatawan asal Amerika Serikat Kristen Antoinette Gray dan pasangan kumpul kebo sesama jenis akhirnya dideportasi. Ulah Gray telah membuat heboh warganet sejak akhir pekan lalu.

Kepala Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Arvin Gumilang mengatakan, warga AS berdarah Afrika itu mendapat sanksi deportasi. Namun, masih menunggu pembatasan penerbangan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 11-25 Januari.

Arvin menjelaskan, Gray mengaku beralamat di Desa Banjar Panestanan Ubud, Gianyar, tetapi setelah diselidiki ternyata menetap di Palm Terace, Banjar Abang Kelod, Abang Karangasem.

Ia tercatat memiliki izin tinggal kunjungan (ITK) keluarga/sosial. Status perpanjangan ITK ke-4 yang berlaku sampai dengan 24 Januari 2021.

Menurut Arvin, Gray dan pasangannya membuka praktik konsultasi online bagi orang asing yang berminat di Bali. "Ia mematok harga 50 dolar AS (sekitar Rp 700 ribu) untuk sekali konsultasi tersebut," ujar Arvin kepada wartawan, Selasa (19/1).

Media sosial heboh pasca promosi Gray di Bali. Ia menyebutkan Bali sebagai tempat terbaik untuk eksodus karena alasan kenyamanan, biaya hidup murah, dan lingkungan ramah kelompok LGBT.

Ia pun sudah menulis e-book berjudul Our Bali Life is Yours. Buku tersebut dijual dengan harga 30 dolar AS atau setara Rp 400 ribu. Warganet menyoal Gray tak membayar pajak untuk itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top