Gempa Sulbar: 81 Meninggal, 253 Luka Berat, dan 19.435 Mengungsi

publicanews - berita politik & hukumPengungsi korban gempa di Mamuju antre menerima bantuan dari TNI AD di Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/1). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Mamuju - Gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, pada Jumat pekan lalu menyebabkan 81 orang meninggal dunia. Sebanyak 70 korban ditemukan di Kabupaten Mamuju dan 11 orang lainnya di Kabupaten Majane.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, Senin (18/1), menjelaskan, sebanyak 253 orang masih dalam perawatan karena mengalami luka berat.

"Rincianya, sebanyak 64 orang mengalami luka berat di Kabupaten Majene dan 189 orang di Kabupaten Mamuju. Sedangkan korban dengan luka ringan di kedua wilayah tersebut tercatat sebanyak 679 orang," kata Raditya.

Data yang dilaporkan hingga pukul 08.00 WIB ini, Raditya menambahkan, tercatat 19.435 orang mengungsi. Rinciannya 15.014 orang di Kabupaten Mamuju dan 4.421 lainnya di Kabupaten Majene.

Posko pengungsian di Kabupaten Majene sebanyak 25 titik, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking dan Desa Mekata. Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang tersebar di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Kerugian materil akibat gempa di Kabupaten Majene antara lain 1.150 unit rumah rusak yang masih dalam proses pendataan serta 15 unit sekolah terdampak.

BNPB telah menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok sebesar Rp 4 miliar. Bantuan tersebut diserahkan sebesar Rp 2 miliar untuk Provinsi Sulbar dan masing-masing Rp 1 miliar untuk Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

BNPB mendistribusikan 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 buah masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA.

Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter itu melanda Mamuju dan Majene, pada Jumat (15/1) dini hari. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top