Protokol Kesehatan

Wagub: Pejabat DKI Sudah Beri Klarifikasi, Silakan Polisi Simpulkan

publicanews - berita politik & hukumWagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria usai dimintai klarifikasi soal pernikahan anak Rizieq Syihab, di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/11) petang. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan telah menyampaikan keterangan soal kerumunan pada pernikahan anak Rizieq Syihab dan peringatan Maulid Nabi. Ia menyerahkan sepenuhnya pada polisi karena sebelumnya Gubernur Anies Baswedan dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI juga telah dimintai klarifikasi.

Riza mengatakan hal itu seusai menyampaikan klarifikasi di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/11) petang.

"Diharapkan semuanya segera disimpulkan oleh Polda Metro Jaya sehingga ditemukan titik terang terhadap dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW baik di Tebet maupun Petamburan," katanya.

Riza mendapat 46 pertanyaan sejak pukul 12.00 - 19.00 WIB. Ia menjawab semua pertanyaan apa adanya, tidak ada yang ditambah dan dikurangi.

Penyelidik, ia menambahkan, menanyakan seputar identitas diri, jabatan, dan wewenangnya sebagai wakil gubernur. Pertanyaan lainnya seputar kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut Riza, dalam kesempatan itu ia meluruskan bahwa acara tersebut sudah sesuai protokol kesehatan. Namun karena orangnya cukup banyak sehingga pengawasan juga tidak maksimal.

"Seputar wewenang, dan pertanyaan lain seperti masalah (acara) di Tebet dan juga Petamburan (pernikahan anak Rizieq)," ujarnya.

Ketua DPD Jakarta Partai Gerindra ini menjelaskan, juga memeriksa Plt Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya. Total dari Pemprov DKI sudah ada 11 orang yang diperiksa.

"Jadi gubernur sudah, wali kota sudah, Satpol PP, Dinkes, biro hukum. Saya Wagub sudah, Dinas Pariwisata sudah, camat (dan) lurah, bahkan saya dengar RT (dan) RW sudah," katanya.

Riza pun menyerahkan kasus tersebut ke polisi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top