Gubernur Anies Perpanjang PSBB Transisi Jakarta

publicanews - berita politik & hukumGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Instagaram/@aniesbaswedan)
PUBLICANEWS, Jakarta - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Perpanjangan selama dua pekan, terhitung sejak 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Perpanjangan itu berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020. Dalam kebijakan Anies itu disebutkan perpanjangan PSBB Transisi berdasar peningkatan kasus Covid-19.

Bila ada peningkatan yang signifikan maka perpanjangan selama dua pekan. Namun, bila terjadi lonjakan kasus maka PSBB Transisi diubah dengan pengetatan atau kebijakan rem darurat (emergency brake).

"Apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB Masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan," kata Anies dalam siaran pers, Minggu (25/10).

Mantan Mendikbud ini berharap masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan perilaku 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan.

Berdasar data dari laman corona.Jakarta.go.id pada Minggu Pukul 13.30 WIB, jumlah kasus aktif saat ini di Ibukota terdapat 12.481 orang. Jumlah yang dirawat 2.924, isolasi mandiri 9.557 orang. Sedangkan sebaran covid-19 kasus positif aktif terdapat di 263 dari 267 kelurahan di DKI Jakarta.

Jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 85.586 dan yang meninggal sebanyak 2.153 jiwa. Total kasus telah mencapai 100.220 orang. Pasien baru positif Covid-19 di Jakarta masih tetap tinggi, Sabtu kemarin dilaporkan 1.062 kasus. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top