Kriminalitas Solo

Yulia Dibunuh karena Tagih Utang Rp 145 Juta

publicanews - berita politik & hukumPolisi melakukan olah TKP mobil yang dibakar untuk menghilangkan jejak korban pembunuhan Yulia, Selasa (20/10). (Foto: bengawansolo)
PUBLICANEWS, Sukoharjo - Kasus pembunuhan Yulia (42) dilatari kasus piutang sebesar Rp 145 juta. Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan tersangka sudah dibekuk pada Kamis dini hari kemarin.

Pelaku mengakui membunuh Yulia karena ditagih utangnya. "Motif utang piutang," kata Luthfi di kantornya, Semarang, Jumat (23/10).

Polisi baru menetapkan satu tersangka berinisial EP alias Eko. Saat ini EP masih dalam pemeriksaan.

Luthfi menjelaskan Eko mengajak korban ke kandang ayam, kemudian melinggis kepalanya hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, tersangka memasukkan jasad Yulia ke dalam mobil Daihatsu Xenia bernopol AD 1526 AE dan membakarnya. Mobil tersebut milik korban.

Peristiwa pembakaran terjadi di Dukuh Cendono Baru RT 4/7 Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, pada Selasa (20/10) sekitar pukul 22.00 WIB.

Jasad Yulia ditemukan terlentang di kursi belakang. Terdapat selotip di tangan korban. Hasil autopsi diketahui ada luka benda tajam dan benda tumpul.

Jenazah korban telah dimakamkan di Taman Memorial Delingan, Karanganyar. Istri dokter ahli syaraf Ahmad Yani ini banyak disebut-sebut masih kerabat Presiden Joko Widodo. Fakta sebenarnya, adik Ahmad Yani menikah dengan sepupu Jokowi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top