Napi Kabur

Dua Petugas Lapas Berpotensi Jadi Tersangka Kaburnya Napi

publicanews - berita politik & hukumLapas Kelas I Tangerang. (Foto: tangerangnews.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi segera menentukan status dua petugas Lapas Tangerang yang diduga membantu pelarian napi Cai Changpan. Kedua petugas lapas tersebut kebetulan berinisial, seorang sipir dan PNS.

"Baru mau akan di gelar perkara untuk menentukan status selanjutnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (4/10).

Dari hasil pemeriksaan polisi, kedua oknum itu mendapatkan imbalan Rp 100 ribu setiap kali membantu Cai Changpan. Terpidana mati itu kerap memerintahkan membeli beberapa alat dan pompa air.

Polisi menduga pompa air tersebut dugunakan Cai Changpan untuk menyedot air dari lubang galian yang menghubungkan dengan saluran gorong-gorong dari sel.

"Yang bersangkutan memiliki alat-alat gali. Ada indikasi bagi dua pegawai sipir ini melakukan kelalaian yang bisa dipersangkakan pasal 426 KUHP," ujar Yusri.

Napi kasus narkoba itu sudah merencanakan pelariannya dengan menggali terowongan sejak enam bulan lalu.

Saat ini kedua petugas masih berstatus sebagai saksi, namun menurur Yusri penyidik akan menaikkan status keduanya menjadi tersangka. "Tapi kami harus menunggi hasil dari gelar perkara dulu," ujarnya.

Soal inisial petugas lapas, Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti punya versi lsi. Menurutnya, kepala pengamanan Lapas Tangerang bukan inisial S melainkan MK.

Total ada lima orang petugas Lapas Tangerang yang kini dinonaktifkan untuk keperluan pemeriksaan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top