Kriminalitas Tanimbar

Dua Anggota Brimob Jadi Tersangka Pemukulan Warga

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi anggota Brimob (Foto: terasmaluku.com)
PUBLICANEWS, Tanimbar - Polisi menetapkan dua oknum anggota Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Polda Maluku, yakni SA dan AG, tersangka dugaan penganiayaan warga. Korbannya adalah Marselinus Fanumby, pemuda asal Desa Olilit, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Romi Agusriansyah mengungkapkan penetapan tersangka setelah penyidik memeriksa 7 saksi.

"Proses ini sedang berjalan dan kami masih kembangkan lagi dengan memeriksa sejumlah pihak. Perkembangan berikutnya akan kami sampaikan kepada wartawan" katanya di Saumlaki, Maluku, Sabtu (26/9).

Menurut Romi, Kapolda Maluku menaruh perhatian besar terhadap kasus ini. "Atensi beliau untuk dilakukan proses hukum dengan benar terhadap para pelaku. Artinya tidak menutup kemungkinan terhadap adanya pelaku lain yang akan ditetapkan," ujarnya.

Polda Maluku akan mengusut tuntas kasus tersebut hingga semua pelaku yang terlibat dimintai pertanggungjawabannya secara hukum.

"Untuk komandan kompi, kami sudah berkoordinasi dengan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku. Nanti pemeriksaannya akan dilakukan oleh tim dari Polda," Romi menambahkan.

Polisi akan meminta keterangan korban Marsianus Fanumby seusai menjalani perawatan di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan terhadap 7 saksi itu bahwa kejadian ini bermula pada Kamis (24/9) sekitar pukul 23.50 WIT.

Saat itu, Briptu MA bersama adiknya bertemu Marsianus Fanumby dan Timotius Fanumby di Pasar Olilit dan terjadi cekcok mulut. Kemudian berpindah ke lokasi sekitar pasar ikan Olilit.

Kabarnya Marsianus dan Timotius memukul Lukas, adik Briptu MA. Lukas berusaha menyelamatkan diri, sementara MA menuju Mako Brimob untuk melapor ke pos jaga.

Tiga rekan MA kemudian mendatangi TKP, menangkap Marsianus dan membawanya ke Mako Brimob, sedangkan Timotius berhasil kabur.

Marsianus sempat dibawa oleh anggota SPKT Polres ke Puskesmas Saumlaki dan dirawat hingga keesokan harinya dibawa pulang oleh orang tuanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo27 September 2020 | 11:55:09

    Masih aja nih bapap bapak, main pukul. Inget pak, pengayom rakyat.

Back to Top