Wakil Ketua DPRD Dangdutan, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot

publicanews - berita politik & hukumGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kedatangan Walikota Tegal Dedy Yon bersama Forkopimda Tegal di Puri Gedeh, Jumat (25/9) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan Kapolsek Tegal Selatan Kompol Joeharno dicopot dari jabatannya. Pencopotan menyusul acara dangdutan yang diselenggarakan Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo.

Tak hanya dicopot, Joeharno juga menjalani pemeriksaan. "Ya sudah diserahterimakan dan diperiksa Propam," kata Argo kepada wartawan, Sabtu (26/9).

Argo menjelaskan kasus itu masuk tahap pemerikaaan setelah kepolisian membuat laporan tipe A. Jenis aduan ini adalah laporan yang dibuat internal polisi saat menemukan, mengetahui, dan mengalami suatu tindakan yang diduga mengandung unsur pidana.

Menurut Argo, aduan kasus konser dangdut di tengah pandemi Covid-19 ini tertuang dalam laporan Polisi Nomor LP/A/91/IX/2020/Jateng/Res Tegal Kota, tanggal 25 September 2020.

Selain Kapolsek yang diperiksa Propam, sebanyak 10 saksi sudah diperiksa, tidak terkecuali sang wakil rakyat Wasmad Edi Susilo yang membuat panggung hihuran untuk merayakan pesta pernikahan dan khitanan anaknya.

Konser ini juga mengundang reaksi Menko Polhukam Mahfud MD yang telah memerintahkan Kapolri mengusut kasus ini, kemarin.

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Walikota Tegal Jumadi, Sekda Kota Tegal Johardi, Kapolres Tegal AKBP Rita Wulandari, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, dan Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro juga menghadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya di Puri Gedeh, Semarang, Jumat malam kemarin.

Ganjar memberikan sejumlah masukan dalam penanganan Covid-19 dan situasi di Jawa Tengah. “Situasi ini lagi tidak bagus maka tolong semua tegas. Jangan ada yang membuat acara yang mengumpulkan massa dan kalau ada, tolong tidak diizinkan dan semua sepakat,” katanya.

Dedy mengaku tidak tahu soal keberadaan panggung besar karena izin acara hanya sebatas pemberitahuan dan bukan izin acara dangdut. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. shes one the @siswandi26 September 2020 | 19:46:56

    Situasi spt ini kok gak mau sabar.

    Tindakan yg sangat bijak, agar jadi perhatian yg lainnya, agar tidak terjadi hal yg sama.

Back to Top