Pasang Spanduk 'Erick Out' Dipolisikan, YLBHI: Kriminalisasi

publicanews - berita politik & hukumForum Masyarakat Peduli Bangsa (FMPB) usai melakukan pelaporan Format ke Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/9). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Forum Masyarakat Peduli Bangsa (FMPB) melaporkan pimpinan Forum Masyarakat (Format) Jakarta ke Polda Metro Jaya. Format dianggap mengganggu kerja penanganan Covid-19 karena memasang spanduk bertuliskan 'Erick Out' di depan sejumlah kantor BUMN di Jakarta.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menilai pelaporan tersebut sebagai upaya kriminalisasi. “Kalau polisi menindaklanjuti laporan seperti ini, sangat berbahaya bagi kebebasan berpendapat," katanya dalam rilis pada Jumat (25/9).

Hal itu akan menjadi preseden buruk bagi aksi-aksi unjuk rasa sejenis. Terutama terhadap aksi-aksi damai yang kerap memilih menyuarakan kritik lewat spanduk.

“Jadi, tindakan-tindakan pemasangan spanduk lain bisa dikriminalisasi juga,” ia menegaskan.

Menurutnya, pengaduan FMPB tersebut sangat berbahaya bagi demokrasi, jika materi orasi dikategorikan sebagai kebohongan publik. Apalagi bila sampai dijerat dengan Undang-Undang ITE.

“Preseden ini akan menjadi model untuk pemberangusan pendapat. Padahal, ada Undang-Undang 9/98 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum,” kata Asfinawati.

Ia mendesak aparat kepolisian tidak menindaklanjuti laporan tersebut.

Sebelumnya, FMPB melaporkan Format Jakarta ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan menyebar berita bohong. Format juga disangkakan dengan sejumlah pasal UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Aduan tercatat dengan nomor aduan TBL/5704/IX/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ

FMPB gerah dengan aksi Format Jakarta yang meminta Menteri Erick Thohir mundur karena dianggap tidak bisa menjalankan tugas yang diberikan. Aksi Format dinilai menganggu kinerja pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top