Kriminalitas Sulsel

Imam Masjid di Pinrang Dikepruk Emak-emak Saat Salat

publicanews - berita politik & hukumPelaku penganiayaan imam masjid tengah diperiksa di Mapolsek Duampanua, Pinrang, Sulawesi Selatan. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Pinrang - Imam masjid Asgan (47) babak belur hingga jari tangannya putus dianiaya emak-emak berinisial F (30). Penganiayaan terjadi di Masjid Nurul Huda, Kampung Batri, Desa Kaballangan, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sukawesi Selatan.

Polisi telah mengamankam F sejak kemarin. F diketahui mengepruk Asgan menggunakan balok saat memimpin salat zuhur pada Selasa lalu.

"Pas lagi sujud pertama dihantam pakai balok punggungnya. Hantaman kedua itu arah ke kepala. Tapi imamnya sempat tangkis. Akhirnya tangannya yang patah, jari manisnya yang patah," kata Kanit Reskrim Polsek Duampanua Ipda Suharman Tahir kepada wartawan, Kamis (24/9).

Asgan membuat laporan ke polisi sehingga polisi menjemput F di rumahnya. Kedua belah pihak sudah diperiksa bersama sejumlah saksi. Menurut Suharman, kasus ini berawal dari pernikahan suami F diam-diam dengan wanita lain. Kebetulan Asgan yang memimpin ijab kabul.

F awalnya menemui Asgan untuk menanyakan kabar pernikahan suaminya. Asgan membenarkan dan mengakui memimpin ijab kabul. F kemudian mencari kepala desa hendak mengadukan kasus tersebut.

Namun, karena tidak mendapati kepala desa, F kemudian mendatangi masjid kembali. Ia membawa balok. Asgan pun akhirnya jadi sasaran amuk. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top