Predator Fetish Kain Jarik Idap Kelainan Seks Sejak Kecil

publicanews - berita politik & hukumPolisi menangkap Gilang di rumah pamannya di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Kamis (6/8). (Foto: Polres Kapuas)
PUBLICANEWS, Kapuas - Predator fetish kain jarik Gilang telah mengidap kelainan seksual sejak kecil. Orang tuanya baru mengetahui perilaku aneh putranya ketika beranjak dewasa

"Orangtuanya juga tahu perilakunya sejak kuliah," kata Kapolrestabes Kapuas, Kalimantan Tengah, AKBP Manang Soebeti kepada wartawan, Jumat (7/8).

Manang menjelaskan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu mulai melakukan aksinya dengan memperdaya atau mengarahkan teman-teman prianya membungkus diri sejak kuliah.

"Memang dia sejak kecil merasa tertarik kalau ada orang yang dibungkus dan pakai selimut tertutup dari kepala sampai kaki," ujar Manang.

Gilang tertangkap polisi di rumah pamannya di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalteng, pada Kamis (6/8) malam. Polrestabes Surabaya dibantu tim gabungan dari Polda Jatim, Polda Klateng, dan Polres Kapuas.

Kasus ganjil ini pertama kali dibongkar salah satu terduga korban dari Twitter pada Kamis (30/7). Akun @M_fikris mengunggah tentang aksi seorang mahasiswa Unair yang memintanya membungkus badan dengan kain jarik atau kebaya selama tiga jam. Gilang beralasan hal itu untuk riset.

Unair Surabaya memutuskan untuk mengeluarkan Gilang dari kampus. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Adinda @Prmthadinda08 Agustus 2020 | 14:17:36

    Bravo. Semoga kasus ini menjadi pembelajaran. Apapun bentuk pelecehan, tetaplah pelecehan dan harus dituntaskan.

Back to Top