Kriminalitas NTB

Lamaran Ditolak Dosen di Bima Bunuh Perawat Cantik

publicanews - berita politik & hukumIntan Mulyatin. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Bima - Cinta ditolak, dosen AS (31) tikam perawat cantik Intan Mulyatin (25) hingga tewas. Antara AS, dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan Intan masih sedarah, keduanya bersepupu.

Korban dibunuh di Jalan Dana Traha, Gunung Raja, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, pada Rabu (5/8) sekitar pukul 8.30 Wita. "Pelaku langsung kita amankan pada hari yang sama," kata Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono, Kamis (6/8).

Kepada polisi, AS mengaku sakit hati cintanya ditolak orangtua Intan. Saat ia datang melamar, orangtua korban mengucapkan kalimat 'walaupun malaikat datang melamar tetap akan ditolak'.

AS mengaku telah membiaya kuliah selama Intan menempuh pendidikan di perguruan tinggi kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan. Keduanya sudah berpacaran enam tahun.

Pembantu Ketua III STISIP Mbojo Bima Tasrif tidak menduga kejadian tersebut. Ia mengenal AS sebagai dosen yang baik, gaul, dan humoris. "Bukan tipikal orang yang temperamen, kami sempat tidak percaya sebagai pelaku," ujarnya.

Penikaman ini terjadi ketika Intan pulang mengantar ibunya berjualan di pasar Amahami. Saat melintas di Jalan Dana Traha, AS mencegatnya. Keduanya sempat adu mulut, korban dicegat oleh pelaku. Keduanya sempat adu mulut, hingga AS tiba-tiba mengeluarkan pisau dari dalam tas dan langsung menikam korban.

Intan sempat dilarikan ke RSUD Bima, tetapi nyawanya tidak tertolong. Rumor yang beredar, Intan punya kekasih lain. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. cin94 @cin9408 Agustus 2020 | 22:12:35

    masih banyak ikan di laut.. jangan sampai membunuh

  2. Cewek Kepo @ceweKepo08 Agustus 2020 | 12:37:14

    serem amat ya. Berlebihan ya.

Back to Top