Tak Percaya Yodi Prabowo Bunuh Diri, sang Ibu Berencana Cari Pengacara

publicanews - berita politik & hukumTurinah, ibu kandung editor Metro TV Yodi Prabowo yang ditemukan tewas. (Foto: pikiran-rakyat.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Turinah masih belum mempercayai hasil penyidikan polisi yang menyatakan anaknya, Yodi Prabowo, bunuh diri. Seorang kerabatnya mengatakan, Turinah meyakini editor Metro TV itu dibunuh.

"Iya (kepikiran terus) karena masih belum bisa terima (anaknya dinyatakan bunuh diri)," kata sumber yang minta tidak disebutkan identitasnya itu kepada Publicanews, Sabtu (1/8).

Menurut sepupu almarhum Yodi itu, Turinah mempertimbangkan mencari pengacara untuk membantunya mencari keadilan.

"Belum tahu pasti, tapi emang katanya mau diterusin kasusnya," ibu seorang anak itu menambahkan.

Kemarin, kepada Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa di Trans7, Turinah mengatakan ada skenario besar di balik dugaan karyawan Metro TV itu bunuh diri. Sampai saat ini keluarga belum ikhlas atas kesimpulan polisi tersebut.

"Kami yakin anak kami tidak bunuh diri, ada pelakunya," ujar Turinah.

Sang ibu mengaku memiliki bukti yang mengindikasikan anaknya dibunuh. Namun ia tidak membeberkan dugaannya tersebut.

"Seseorang melakukan kejahatan enggak mungkin dia mau terang-terangan, ini lho buktinya, nanti dia cepet ketangkep dong," katanya. "Mungkin saya pikir ada skenario hebat di dalamnya. Jadi tuh dirancang seakan anak saya bunuh diri. Kalau saya berkeyakinan seperti itu mbak," kata Turinah kepada Najwa.

Sementara, ayah Yodi, Suwandi, mempertanyakan maksud polisi memeriksa 34 saksi kalau toh ternyata Yodi dinyatakan bunuh diri. Saksi tersebut termasuk pacar dan rekan Yodi.

"Kalau meyakini tidak ada sidik jari dan DNA lain untuk apa diperiksa 34 saksi," ujar Suwandi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top