Pencemaran Nama Baik

Dua Penghina Ahok Dikenakan Wajib Lapor

publicanews - berita politik & hukumTersangka penghina Ahok saat dihadirkan dalam rilis kasusnya di Mapolda Metro Jaya. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua terlapor kasus dugaan pencemaran nama baik Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak ditahan. Polisi beralasa ancaman hukuman terhadap KS (67) dan EJ (47) di bawah 4 tahun.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 tUndang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

"Karena ancaman di bawah dari 5 tahun, jadi kita tidak lakukan penahanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (1/8).

Ahok Laporkan Tindakan Pencemaran Nama Baik

Namun keduanya dikenakan wajib lapor sambil menunggu berkas kasus rampung.

Ahok melaporkan keduanya dengan pasal pencemaran nama baik melalui media sosial. Lapiran kuasa hukumnya, Ahmad Ramzy, ke Polda Metro Jaya tercatat dengan nomor LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ pada 17 Mei 2020 lalu.

KS adalah pemilik akun @ito.kurnia, ia diamankan polisi pada Rabu (29/7), di Bali. Sedangkan EJ pemilik akun Instagram @an7a_s679, diamankan di Medan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top