Kriminalitas Lampung

Polisi Kumpulkan Bukti Kepala PPA Rudapaksa Bocah Rehabilitasi

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Lampung - Ketua Harian Children Crisis Center (CCC) Lampung Syafrudin membenarkan adanya dugaan rudapaksa terhadap anak di bawah umur yang dilakukan Kepala P2TP2A Lampung Timur.

Mirisnya, remaja 14 tahun itu tengah menjalani pemulihan karena sebelumnya menjadi korban pelecehan. "Sangat miris mengingat korban dititipkan di rumah aman," kata Syafrudin, Selasa (7/7).

Polda Lampung membenarkan adanya laporan terhadap Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur berinisial DAS tersebut.

"Saat ini penyidik masih mendalami pemeriksaan saksi pelapor dan korban,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Selasa siang.

Zahwani menambahkan, polisi tengah mengumpulkan barang bukti. Termasuk pemeriksaan visum terhadap korban. “Proses penyelidikan dan penyidikan semua berjalan secara paralel dan simultan, termasuk gelar perkara," ujarnya.

Pendamping korban Abdul Rouf mengatakan remaja tersebut sedang menjalani rehabilitasi di bawah bimbingan DAS sejak Maret 2020 lalu.

Tindak pemerkosaan terjadi berulang kali baik di rumah pelaku maupun di rumah aman. Terakhir, perbuatan di luar peri kemanusiaan itu dipaksakan kepada pelaku pada 28 Juni 2020.

Selama ini, korban diintimidasi oleh DAS akan disiksa dan disantet jika buka mulut. Dalam melakukan aksinya, pelaku kerap mempertontonkan gambar dan video porno.

Korban disebutkan pernah dijual ke pria hidung belang dengan bayaran Rp 700 ribu. DAS bahkan melakukan transaksi tersebut di rumah aman. Pelaku mengantongi Rp 200 ribu dari pembayaran tersebut.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri ke rumah pamannya pada Kamis (3/7). Korban bersama keluarga langsung melaporkan kasus itu ke Mapolda Lampung. Saat ini, korban mengalami traumatik setiap melihat pria berpakaian dinas ASN. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top