Kriminalitas Jakarta

Berkas Letda Romario Penusuk Mati Serda Saputra Dilimpahkan ke Oditur

publicanews - berita politik & hukumLetda Romario Willyam saat ditangkap pasca insiden penusukan Serda RH Saputra. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Berkas kasus penusukan Serda RH Saputra oleh Letda Marinir Romario Willyam telah dilimpahkan ke Oditur Militer Jakarta. Insiden yang menewasakan anggota Babinsa Tambora itu terjadi di Hotel Mercure Batavia, Jakarta.

Kepala Oditurat Milter II-07 Jakarta Kolonel Sus Faryatno Situmorang mengatakan, Puspom TNI sudah merampungkan penyidikan. Dalam kasus ini selain menjadikan Romario tersangka dan ditahan di Puspom Angkatan Laut (Puspomal), juga melibatkan dua prajurit TNI AD.

"Sementara anggota TNI AD dari Paspampres itu berada di tahanan Pomdam Jaya. Kami titipkan di sana," kata Faryatno di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (7/7).

Para Oditur Militer akan meneliti berkas perkara, yaitu menguji kelengkapan formil dan materiil berkas. "Hari ini kami akan mulai penelitian berkas tersebut. Kalau ternyata nanti sudah memenuhi syarat, kami akan limpahkan ke pengadilan militer," ujarnya.

POM TNI Bekuk Perwira Marinir Penusuk Mati Babinsa

Sidang di Pengadilan Militer Jakarta digelar secara terbuka. "Pengadilan militer yang akan menentukan jadwal kapan pelaksanaan persidangannya," katanya.

Total ada tiga tersangka dari kalangan militer dan sembilan warga sipil. Mereka melakukan pengrusakan prasarana hotel hingga menikam Saputra hingga tewas.

Keributan berawal saat Romario ingin menemui kekasihnya di hotel tersebut. Perwira kelahiran 16 Juni 1994 itu datang dalam kondisi mabuk pada dini hari, 22 Juni lalu. Petugas menghalanginya karena hotel saat itu menjadi tempat karantina pasien Covid-19 dan pekerja WNI yang tiba dari luar negeri.

Romario merusak thermo gun dan menyalakkan senjata milik dua rekan TNI AD. Serda Saputra yang datang dan hendak mengamankan situasi malah menjadi sasaran amuk. Romario menusuknya. Nyawanya tidak tertolong pada Senin dini hari itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top