Premanisme

Perintah John Kei: Kamu Bisa Ambil Nus Kei?

publicanews - berita politik & hukumTersangka John Kei dihadirkan saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, 22 Juni 2020. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pentolan preman John Refra Kei menelepon anak buahnya pada 14 Juni 2020. Pria yang baru lepas dari Lapas Nusa Kambangan, enam bulan sebelumnya, itu meminta pengikutnya berkumpul pada sore hari.

John Kei memimpin pertemuan di kantor anak buahnya Daniel Farfak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia memberi perintah mengambil Nus Kei, yang tiada lain paman John Kei.

"Kamu bisa ambil Nus Kei untuk ketemu dengan Bu (kakak)," ujar John Kei kepada Daniel. "Siap, Kakak!" spontan Daniel menjawab. Disepakati eksekusi penjemputan dilakukan pada Rabu, 17 Juni.

Perintah John Kei untuk mengambil pamannya direka ulang dalam gelar rekonstruksi kepolisian di lokasi kejadian, PT Adiyawinsa Telecommunication and Electrical, Kelapa Gading, Senin (6/7).

Latar perintah itu, selain karena persoalan tanah antarkerabat itu, juga disebabkan ketersinggungan John Kei atas video yang diunggah di akun Instagram sang paman beberapa waktu sebelumnya.

"Untuk mempertanggungjawabkan penghinaan yang dilakukan oleh dia (Nus Kei) di live Instagram,” ujar seorang penyidik Polda Metro Jaya membacakan bagian dari BAP dalam rekonstruksi itu.

Rekontruksi juga dilakukan di Arcici Sport Center, Cempaka Putih. John Kei mempersenjatai anak buahnya. “Senjata itu mulai dari golok hingga tombak besi yang sudah diruncingkan oleh tersangka Arnol,” kata salah satu penyidik.

John Kei memberi pesan pada Daniel untuk menghabisi nyawa siapa saja yang mengadang penyerangan. “Jika ada yang menghadang, hantam,” penyidik kembali mengungkap pernyataan John Kei kepada Daniel.

Daniel yang mendapat perintah langsung John Kei kemudian melakukan persiapan penyerangan.
Daniel diupah Rp 10 juta. Ada 4 unit mobil yang disiapkan ke Cluster Australia Perumahan Green Lake City Cipondoh, Kota Tangerang.

Diketahui penyerangan dilakukan anak buah John Kei di dua lokasi, yakni kawasan Green Lake City di Cipondoh, Kota Tangerang, dan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (21/6) siang.

Penyerangan diwarnai penabrakan pintu gerbang kompleks dan 7 kali tembakan. Seorang satpam dan pengendara ojek online terluka. Sebelumnya, satu anak buah Nus Kei bernama Yustus Corwing Rahakbau tewas setelah dibacok. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top