Jakarta

Bamus Betawi Tolak Anies Reklamasi Ancol

publicanews - berita politik & hukumGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua PBVSI DKI Jakarta Mohamad Taufik di pantai Ancol. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) menolak kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberi izin reklamasi Ancol seluas 155 hektare.

Ketua Bamus Zainuddin mempertanyakan konsistensi Anies dengan saat kampanye yang kini seolah-olah terlupakan. "Saya ingat betul, Anies menyampaikan 'Reklamasi tak lebih hanya membawa kemudaratan'. Kalau kata orang Betawi, ilokan ah (masa sih) sekarang malah dilanjutkan itu barang," ujar Zainuddin kepada wartawan, Minggu (5/7).

Menurut Zainuddin, Anies malah terus memperbesar reklamasi. Ia menyebutkan penerbitan IMB untuk 932 gedung yang telah didirikan di Pulau D padahal telah disegel, ditambah pembangunan 311 rumah kantor (rukan) dan rumah tinggal di pulau tersebut

Politikus Partai Golkar itu mempertanyaakan bila di area reklamasi dibangun masjid dan museum sejarah Nabi Muhammad, ia mempertanyakan kebutuhan lahannya.

"Masa iya, bangun masjid dan museum sampai 155 hektare? Saya minta Anies jujur. Kalau mau bangun museum atau masjid juga ngapain? Kan Jakarta sudah punya Masjid Agung, Istiqlal dan lainnya," ujarnya.

PA 212 Dukung Reklamasi Anies, Tolak Warisan Ahok

Ia menduga pembangunan masjid sekadar bagian corporate social responsibility (CSR), sebagai kewajiban pengembang.

Keputusan musyawarah besar Bamus Betawi Ancol yaitu merekomendasikan agar menghentikan reklamasi. "Memperluas daratan sama saja reklamasi. Sekali lagi saya tegaskan, Bamus Betawi menolak reklamasi Ancol," ia menegaskan.

Zainuddin mengingatkan meskipun di bawah Pembangunan Jaya Ancol (PJA), Pemprov DKI Jakarta hanya menguasai saham 40 persen. Mayoritas 52,37 persen milik swasta dan perorangan, sisanya Yayasan 7,63 persen.

Diketahui Anies telah mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 yang berisi tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi seluas 35 hektare dan Perluasan Kawasan Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur Seluas 120 hektare.

Di lahan reklamasi yang didukung PA212 itu, kata Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) DKI Jakarta Mohamad Taufik, akan dibangun stadion bola voli di pantai bertaraf internasional. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top