IKAMI Ancam Demo Bergelombang Jika Denny Siregar Tak Diproses

publicanews - berita politik & hukumDenny Siregar. (Foto: YouTube/CokroTV)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ikatan Advokat muslim Indonesia (IKAMI) memastikan akan terjadi aksi bergelombang jika pegiat media sosial Denny Siregar tidak diproses secara hukum. Hal itu menyusul laporan dugaan penghinaan agama dan pencemaran nama baik di Mapolres Tasikmalaya.

"Postingan Denny ini menimbulkan gejolak terutama penganut agama Islam di masyarakat, ini dengan unjuk rasa secara bergelombang,” kata Sekjen IKAMI Djudju Purwanto dalam rilisnya, Sabtu (4/7).

Menurutnya, tulisan Denny di akun Facebook sebagai pelanggaran pidana, baik delik aduan pribadi maupun delik umum, perihal ujaran kebencian yang menimbulkan rasa permusuhan antaragama (SARA).

Denny diduga melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE dan Pasal 28 ayat (2) UU ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 sampai 6 tahun.

Pasal 27 ayat (3) UU ITE berbunyi, 'setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik ancaman pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun'.

Sementara dalam Pasal 28 ayat (2) UU ITE menyebut, 'setiap arang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun'.

Lewat tulisannya, Denny yang kerap disebut 'Panglima Cebong' mengunggah status berjudul ‘ADEK-ADEKKU CALON TERORIS YANG ABANG SAYANG’. Ia menyertai foto bocah santri memakai atribut ikat kepala dan bendera tauhid.

Foto tersebut merupakan santri Pesantren Tahfidz Qur’an Darul Ilmi Kota Tasikmalaya yang ambil peran dalam Aksi Damai 313 di depan Masjid Istiqlal, Jakarta, pada 2019. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top