Kriminalitas Jakarta

Berstatus Tersangka, 'si Tukang Lapor' Jack Lapian Tak Ditahan

publicanews - berita politik & hukumJack Boyd Lapian. (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi memeriksa 8 jam tersangka Jack Boyd Lapian atas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap bos Kaskus Andrew Darwis, Kamis (2/7).

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, pendiri Sekjen Cyber Indonesia itu selesai diperiksa kemarin malam dengan 40 pertanyaan yang diajukan.

"Ada 40 pertanyaan, yang bersangkutan kooperatif dan tidak ditahan," ujar Awi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/7).

Selain Jack, polisi juga menetapkan tersangka Titi Sumawijaya Empel. Namun dalam pemeriksaan kemarin, Titi tidak hadir karena sakit. "Untuk TSE nanti pasti dijadwalkan ulang untuk dipanggil menghadap penyidik kembali," Awi menambahkan.

Jadi Tersangka, Akankah 'Tukang Lapor' Jack Boyd Lapian Ditahan Besok?

Menurut Jack, kliennya meminjam uang Rp 15 miliar kepada David Wira, yang disebut-sebut sebagai tangan kanan Andrew. Titi memberikan jaminan sertifikat gedung di Jalan Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan, pada November 2018. Ia menduga sertifikat itu kemudian dialihkan kepemilikannya atas nama Andrew. Namun Andrew membantah dan melaporkan Jack dan Titi ke Bareskrim.

Dalam kasus ini ia tersebut dijerat Pasal 45 (3) Jo Pasal 27 (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Sementara tersangka Titi dikenakan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

Sekadar catatan, Jack dikenal sering melaporkan mereka yang berseberangan dengan pemerintah, antara lain musisi Achmad Dhani dalam kasus cuitan di Twitter, Rocky Gerung soal kitab suci fiktif, politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, hingga Gubernur Anies Baswedan. Admin akun Twitter @mas__piyuuu menjuluki Jack dengan 'si Tukang Lapor'. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top