Pencemaran Nama Baik

Tagar #TangkapDennySiregar Trending, Warganet Ragukan Polisi

publicanews - berita politik & hukumDenny Siregar. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Linimasa Twitter menempatkan tagar #TangkapDennySiregar di posisi teratas cuitan paling populer pada Jumat (3/7) pagi. Mayoritas warganet menyangsikan polisi bakal bertindak atas laporan yang dilayangkan Forum Mujahid Tasikmalaya.

"Kalo kali ini gak diproses bener keterlaluan hukum dinegri ini," pemilik akun @mengetikk mencuit dengan menyertakan #TangkapDennySiregar.

"Lihat aja perkembangannya ke depan.. apakah nanti tiba2 lngsung lenyap kya yg dulu2? #TangkapDennySiregar," kata pemilik akun @jackagawa.

Kemarin buzzer Denny Siregar menanggapi santai aksi geruduk massa dan pelaporan di Mapolres Tasikmalaya. Pegiat media sosial yang dikenal kerap menyerang lawan politik Jokowi itu meminta pelapor untuk memperkuat bukti dan pasal yang digunakan untuk menjeratnya.

Sebut Santri Cilik Calon Teroris, Denny Siregar Dipolisikan

“Daripada sibuk demo, atau koar2 di media sosial, mending bereskan dulu yg benar laporannya biar kuat pasalnya,” ujar Denny yang kerap dijuluki 'Panglima Cebong' itu, lewat akun Twitternya @dennysiregar7.

Pemilik acara Timeline di CokroTV itu meminta pelapor tidak membiasakan menekan dengan cara pengerahan massa. “Jangan nanti alat bukti gak cukup, trus ditolak, eh koar2 kalo gua dilindungi rejim lah dsbnya. Jangan biasakan pake massa utk menekan, pake akal lbh bergunn," ia menambahkan.

Denny Siregar dilaporkan oleh Forum Mujahid Tasikmalaya karena mengunggah tulisan di akun Facebook berjudul Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang dengan menyertakan foto santri cilik Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Ilmi Tasikmalaya, pada 27 Juni 2020.

Tulisan yang kemudian telah dicabut Denny itu menuai kecaman, termasuk dari Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Kemarin, disertai demo, Denny dilaporkan ke polisi atas dugaan penghinaa, pencemaran nama baik, dan penggunaan foto tanpa izin. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top