Jawara Anies-Sandi Ancam Gerudug Balaikota

publicanews - berita politik & hukumGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau penyegelan di pulau reklamasi pulau C dan D di wilayah Jakarta Utara, 7 Juni 2018. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Relawan Jaringan Warga (Jawara) Anies-Sandi mengaku kecewa karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyetujui reklamasi kawasan Ancol dan Dufan.

"Masalah reklamasi harga mati. Anies jangan coba main-main," kata Koordinator Relawan Sanny Irsan kepada wartawan, Kamis (2/7).

Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi seluas 35 hektare dan Perluasan Kawasan Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas 120 hektare telah diteken pada 24 Februari 2020.

Sanny bahkan memberi tenggat satu pekan agar Pemprov DKI Jakarta mencabut izin reklamasi kawasan Ancol dan Dufan tersebut. "Jika tidak, Relawan Jawara akan mengerahkan massa besar-besaran ke Balaikota," katanya.

Ia telah bertanya ke Pemprov DKI Jakarta mengenai kebijakan Anies tersebut. Namun, Pemprov meminta waktu akan mengkaji Kepgub tersebut. "Saya bertanya, harusnya kan dikaji dulu baru keluar Kepgub. Dan katanya Pak Anies juga akan mengeluarkan statement, akan menjelaskan," Sanny menambahkan.

Menurut Sanny, pada Pilkada 2017 lalu, pasangan Anies dan Sandiaga Uno menolak reklamasi. "Tolak reklamasi, ada di poin keempat (janji kampanye Anies-Sandi). Jadi sudah jelas," ia menegaskan.

Rencana reklamasi dua kawasan wisata di Jakarta Utara yang akan dikembangkan menjadi lokasi wisata nasional itu belum pernah dijelaskan oleh mantan Mendikbud tersebut hingga saat ini. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top