Anggota Dewan Banting Botol Bir di Pendopo Tulungagung Belum Dipolisikan

publicanews - berita politik & hukumBotol bir dan toples kue nastar yang pecah dibanting di Pendopo Kabupaten Tulungagung. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Tulungagung - Pemda Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, belum melibatkan polisi menyusul aksi pembantingan botol bir yang dilakukan anggota DPRD setempat. Aksi brutal itu terjari di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa Kabupaten Tulungagung, Jumat (29/5) malam.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung Galih Nusantoro mengatakan, selain botol bir juga wakil rakyat tersebut juga membanting toples berisi kue nastar hingga pecah.

Dalam kasus ini, jajaran Pemkab masih melakukan kajian untuk melapor ke aparat kepolisian. "Belum-belum (lapor), masih kami pelajari," ujar Galih, Selasa (2/6).

Ia membenarkan saat kejadian anggota DPRD itu mencari Bupati Maryoto Birowo.

Hal yang sama disampaikan pegiat Aliansi Masyarakat Peduli Tulungagung (AMPTA) Heri Widodo. Ia menjelaskan, saat kejadian Maryoto lewat telepon mengatakan akan tiba dalam 5 menit, tetapi angota dewan tak mau menunggu.

Mantan pengacara Maryoto itu mengatakan aksi tak pantas anggota dewan tersebut dilihat polisi dan Satpol PP yang tengah menjaga di pendopo kabupaten. "Tapi mereka tidak ambil tindakan karena situasinya memanas dan mengarah ke anarkis," katanya.

Heri mendesak polisi turun tangan mengusut aksi tersebut. Secara hukum, ia menambahkan, insiden harus diusut tanpa perlu dilaporkan karena ada anggota polisi dan Satpol PP saat kejadian. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top