Sebarkan Brosur Khilafah, Pasutri di Kupang Diamankan

publicanews - berita politik & hukumSuryadi Koda saat dimintai keterangan di Mapolres Kupang, NTT. (Foto: Florespedia)
PUBLICANEWS, Kupang - Pasangan suami-istri (pasutri) Suryadi Koda diamankan polisi setelah dilaporkan Brigade Meo. Pasutri yang tinggal di Sikmana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut diketahui menyebarkan selebaran khilafah.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Binti mengatakan, petugas sudah melakukan interogasi dan penyelidikan. "Saya harap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi," katanya, Sabtu (30/5).

Polisi menyita selebaran berisi khilafah dan satu unit laptop. Menurut Satrya, pasutri tersebut ditengarai anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Selebaran berisi penolakan sistem demokrasi dan menggantinya dengan khilafah itu diselipkan ke dalam lembaran koran yang dijual para loper di lampu merah El Tari, Kupang, Kamis (28/5).

Berdasar kesaksian loper koran, diketahui Suryadi memberi imbalan Rp 20 ribu agar menyelipkan brosur ke dalam koran yang dijual.

Berdasar Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan disebutkan HTI sebagai ormas terlarang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top