Disurati Ombudsman, Bupati Karanganyar Akhirnya Serukan Shalat Id di Rumah

publicanews - berita politik & hukumBupati Karanganyar Juliyatmono. (Foto: Golkarpedia)
PUBLICANEWS, Jateng - Bupati Karanganyar Juliyatmono membatalkan rencana menggelar shalat Idul Fitri berjamaah di alun-alun setempat. Pembatalan dilakukan setelah ia mendapat surat dari Ombudsman.

Dalam surat bernomor B/037/HM.02.01-14/V/2020 itu, Ombudsman mengingatkan untuk mencegah tindakan maladministrasi atas kebijakan kepala daerah dalam penanganan penyebaran Covid-19

Surat dari Ombudsman Provinsi Jateng tersebut pada intinya menyerukan agar bupati meninjau kembali keputusan shalat di alun-alun dan lokasi lain di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

"Baru saja, semalam, ada surat dari Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah, langsung ditujukan kepada Bupati Karanganyar. Intinya meminta kami mengevaluasi kembali kebijakan tersebut," ujar Juli di rumah dinasnya, Sabtu (23/5).

Izinkan Shalat Ied di Lapangan, Bupati Karanganyar Siap Jadi Imam

Setelah berdiskusi dengan jajarannya, Juli membatalkan izin tersebut. Ia pun mengimbau warga agar melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah saja.

"Yang sebelumnya kita akan laksanakan di alun-alun, pemerintah menjadi di rumah masing-masing dengan keluarga inti," Juli menjelaskan.

Ia meminta seluruh pihak memahami keputusannya dan berharap masyarakat menuruti anjuran pemerintah.

"Saya berharap semua bisa melaksanakan dengan baik dan di rumah juga tetap khusyuk, bersyukur dengan keluarga masing-masing," ujarnya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top