Habib Umar dan Satpol PP Berdamai, Ramai Tagar #PolisiTakutJubahPutih

publicanews - berita politik & hukumHabib Umar Assegaf berdamai dengan anggota Satpol PP Kota Surabaya Asmadi, Jumat (22/5) malam. (Foto: capture YouTube)
PUBLICANEWS, Jakarta - Perseteruan Umar Assegaf dengan anggota Satpol PP Kota Surabaya Asmadi berakhir damai, Jumat malam kemarin. Asmadi mencium tangan pengasuh Majelis Roudhotus Salaf Bangil, Pasuruan, yang bergelar habib itu.

Petugas Satpol PP nyaris adu pukul dengan Habib Umar di cek point PSBB, sekeluar tol Satelit Surabaya, Rabu (20/5) lalu. Asmadi menyatakan permintaan maaf didampingi Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan dan Direktur Intelkam Polda Jatim.

"Saya selaku pribadi maupun institusi, saya H Asmadi S.Sos, MSi, saya menyadari selaku manusia biasa, saya penuh khilaf,” kata Asmadi dalam video yang diunggah Abubakar Assegaf, Sabtu (23/5).

Asmadi bercerita, ia sudah empat bulan tidak pulang ke rumah orangtua yang berjarak empat kilometer. "Saya ini jarang pulang, selalu stand by di sana karena saya selaku perwira pengendali di exit tol Satelit itu yang memang penuh dengan pelayanan dengan masyarakat,” ujar Asmadi yang kemudian dihadiahi ibadah umrah itu.

Dalam peristiwa itu, Habib Umar terlibat cekcok dengan petugas jaga. Mobilnya Toyota Camry dengan nopol N1B dilarang masuk Surabaya. Selain karena didapati ada yant tak bermasker, juga jumlah penumpang melebihi ketentuan PSBB.

Insiden ini menimbulkan polemik di media sosial. Setelah tagar #Habib yang direspon 56 ribu warganet, kini muncul tagar #PolisiTakutJubahPutih yang telah dikomentari hampir 4,2 ribu warganet.

"PSBB sbg kebijakan pemerintah banyak dilanggar. aparat tak bisa banyak berbuat krn kekuatan penegak ini jauh di bawah pelanggar. berharap ada kesadaran masyarakat? sulit kl tokohnya saja melanggar... tokoh yang harusnya menjadi tiang moral masyarakat," cuit akun @saiful_muljani, pagi ini. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top