Tantang Disuntik Corona, Pria Banyumas Dijemput Polisi

publicanews - berita politik & hukumTangkapan layar percakapan WA akun Mas Black. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Banyumas - Menantang disuntik Corona, unggahan Adis Setianto alias Mas Black dari Banyumas, Jawa Tengah, berujung perkara hukum. Melalui aplikasi WhatsApp, ia membuat tersinggung petugas medis. Polisi pun turun tangan dengan menjemputnya di rumahnya.

"Kita cek ke sana, kita bertemu dengan orang tuanya yang mengatakan si A sedang keluar," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry kepada wartawan, Jumat (22/5).

Polisi kemudian mendapat nomor ponsel Adis dari orang tuanya. Sempat tidak merespon panggilan telepon polisi, Adis akhirnya mendatangi Mapolresta Banyumas untuk klarifikasi.

Di hadapan polisi ia meminta maaf atas isi percakapannya yang menyinggung banyak pihak.

AKP Berry menjelaskan, polisi juga berencana memanggil teman chat Adis yang bernama E. Pemeriksaan untuk menelusuri penyebab terjadinya percakapan kontroversial tersebut.

"Kebetulan si E saat ini infonya masih di Semarang, dia orang Banyumas juga," ujar Berry.

Dalam percakapan WA tersebut Adis juga memasang foto petugas medis menggunakan alat pelindung diri lengkap dengan tagar #IndonesiaTerserah, #Kamimenyerah.

"Emang Lu ngapain? Mijitin pasien corona? Berlagak jadi garda terdepan tapi ga ada kontribusinya kok tiba tiba menyerah," tulis Adis dalam keterangan foto.

E membalas status tersebut melalui pesan pribadi dan menanyakan siapa yang dimaksud Adis.

"Nyong aku siap jadi kelinci percobaan. Silahkan suntik virus corona stadium empat. Kalau aku bisa bertahan dan hidup, semua jajaran dan pemerintahan yang menghambat dan bikin kebijakan yang memberatkan dan menggiring masyarakat untuk takut corona untuk mundur dari jabatannya," jawab Adis kepada E. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top