Pasien Covid-19 Bertambah, Papua Darurat

publicanews - berita politik & hukumKondisi di sebuah persimpangan di Jayapura ditutup. (Foto: kabarpapua.com)
PUBLICANEWS, Jayapura - Pasien Covid-19 di Papua bertambah 14 orang sehingga total ada 45 orang. Mereka tersebar di Kabupaten Mimika, Timika, dan Kota Jayapura.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyebut rinciannya adalah 35 orang dalam perawatan, 5 orang sembuh, dan 5 orang meninggal.

"Pemprov Papua meningkatkan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat Covid-19 mulai 9 April hingga 6 Mei 2020," kata Klemen kepada wartawan di kantornya, Rabu (8/4).

Gubernur Papua Lukas Enembe, ia menambahkan, telah menandatangani surat keputusan peningkatan status ke tanggap darurat.

Pemprov berencana menerapkan pembatasan sosial. Akses keluar masuk orang ke Papua, lewat jalur udara dan transportasi laut untuk sementara ditutup.

"Hanya pesawat kargo yang membawa sembako atau kebutuhan lain dan juga alat kesehatan bisa diizinkan masuk ke wilayah Papua," Klemen menjelaskan.

Menurut Klemen, dengan status tanggap darurat, maka aktivitas warga akan mulai dibatasi, mulai pukul 06.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT.

Namun Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano tak sependapat. Menurutnya, warga Kota Jayapura tak bisa menerapkan aturan jam yang dibuat Pemprov Papua.

"Jika aktivitas warga hanya sampai jam 14.00 WIT dikhawatirkan akan terjadi penumpukan dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari dan membuat masyarakat panik," Benhur menandaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top