IPW Minta Kapolda Tak Beri Izin Pilwagub Jakarta

publicanews - berita politik & hukumKapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. (Foto: Humas PMJ/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengimbau Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membatalkan pemilihan Wagub DKI Jakarta, Senin (6/4). Pasalnya, pemilihan Wagub melanggar imbauan presiden dan maklumat kapolri soal social distancing selama darurat wabah Covid-19.

"Pemilihan wagub bukanlah hal yang penting dan urgen. Selama ini tidak ada wagub juga tak masalah bagi warga Jakarta maupun Gubernur Anies Baswedan, semua bisa berjalan normal," kata Neta dalam rilisnya, Minggu (5/4).

Ia mengingatkan larangan tersebut perlu dilakukan secara tegas mengingat Gubernur Anies sudah berkali-menyebut wabah virus Corona di Jakarta sudah sangat parah.

Tentang maklumat Kapolri dan imbauan Presiden Jokowi, Neta menambahkan, harus dipatuhi seluruh kapolda.

"Tanpa terkecuali, jika ada kerumunan maka harus dibubarkan, termasuk jika DPRD tetap nekat melakukan pemilihan wagub," ujarnya.

Neta menegaskan jika Kapolda tetap memberikan izin pilwagub, maka ia melanggar maklumat Kapolri. "Karena tidak dihargai lagi oleh Kapolda, sebaiknya Kapolri Idham Aziz harus segera mencabut maklumat tersebut," katanya.

Apabila DPRD tetap ingin menggelar pilwagub, ia menyarankan dilakukan melalui teleconference.

"Teknis pemilihannya, anggota dewan bergantian masuk Ruang Paripurna antara 12-20 menit untuk setiap anggota DPRD pemilik suara," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top