GMNI Jember Bahas Pencegahan Corona dengan BPBD

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jember - Pengurus DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember menggelar pertemuan dengan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Pendopo Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (2/4).

Ketua DPC GMNI Jember Dyno Suryandoni mengatakan, pertemuan untuk bertukar pikiran dan memberikan masukan sekaligus menjalin sinergitas dalam penanganan virus corona di wilayahnya.

GMNI, ujar Dyno, peduli dan ingin berkontribusi memberikan gagasan kepada pemerintah dalam penanganan mencegah penyebaran virus corona sebagai bagian dari misi kemanusiaan.

"Kehadiran GMNI menjadi suatu keharusan di tengah acaman bahaya virus corona. Penting bagi GMNI untuk bisa memberikan formula kebijakan kepada pemerintah serta berperan untuk bisa mengedukasi masyarakat, terutama agar mematuhi social distancing dan physical distancing," kata Dyno dalam rilisnya, Jumat (3/4). "Selain itu yang paling penting adalah memikirkan dampak dari virus Corona terhadap ekonomi masyarakat," ia menambahkan.

Dyno menjelaskan, selain untuk melakukan sinergi dengan BPBD, pertemuaan juga untuk mengingatkan pemerintah soal kelangkaan alat pelindung diri (APD), seperti masker dan hand sanitizer.

Dyno mengingatkan pemerintah harus menjamin ketersedian fasilitas penunjang masyarakat dalam mencegah risiko penularan virus corona. Pemerintah harus juga memperhatikan stabilitas ekonomi mengingat kebijakan social distancing akan berdampak pada ekonomi masyarakat.

"Saat ini masyarakat banyak yang mengeluh wabah corona sangat berpengaruh terhadap pendapatan mereka sebagai pekerja informal.," ujar Dyno.

Ia mencontohkan kelompok yang terdampak adalah pedagang, pemilik kafe, angkutan online, angkutan umum, dan masyarakat kelas menengah ke bawah. Mereka kehilangan pendapatan karena harus tinggal di rumah.

"Maka pemerintah perlu untuk mengalokasikan APBD dan anggaran strategis lainnya demi mensubsidi kebutuhan hidup masyarakat kelas menengah ke bawah yang semakin terancam karena dampak wabah corona," Dyno menegaskan.

Menurut Dyno, GMNI akan siap menjadi relawan penanganan wabah corona di Kabupaten Jember, misalnya dalam program penyemprotan disinfektan.

"Tentunya apabila kita dibutuhkan menjadi relawan, kami akan siap dan pasti akan segera kita koordinasikan secara internal," ujar Dyno. (*/ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top