Kriminalitas Bandung

Deposito 500 Juta Dolas AS Milik Sunda Empire Palsu

publicanews - berita politik & hukumHRH Ki Ageng Ranggasasana. (Foto: Dok. Istimewa)
PUBLICANEWS, Bandung - Deposito senilai 500 juta dolar AS yang diklaim Sunda Empire terbukti palsu. Penyidik Polda Jabar telah mendapat jawaban dari Kedubes Swiss di Jakarta soal deposito di Bank DBS (Development Bank of Singapore) Swiss.

"Kami sudah mendapat jawaban dari Kedutaan Swiss, itu palsu sertifikatnya. Jadi tidak bisa dibuktikan," kata Direktur Krimum Polda Jabar Kombes Hendra Suhartiono di Mapolda Jabar, Bandung, Rabu (26/2).

Sebelumnya, petinggi Sunda Empire selalu mengklaim memiliki uang yang tersimpan di Swiss. Uang itu akan dibagikan kepada para anggota dan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia.

"Deposito yang 500 juta USD ini kan menjadikan motif para tersangka," Hendra menjelaskan. Akibatnya, banyak orang tergiur dan memanfaatkannya dengan dalih mensejahterakan masyarakat.

Dalam kasus ini, Polda Jabar telah menetapkan tiga tersangka. Mereka yaitu Nasri Banl sebagai perdana menteri, Raden Ratna Ningrum menjabat kaisar, dan Ki Agung Rangga Sasana atau Rangga sebagai sekretaris jenderal.

Polisi juga menolak penangguhan penahanan yang diajukan salah satu kuasa hukum tersangka Rangga, Erwin Syahrudin dan Misbahul Huda. Erwin berdalih kliennya ada sesuatu yang harus dikerjakan. Anak tersangka pun mengajukan diri sebagai penjamin untuk penanggahan.

Para tersangka dijerat Pasal 14 dan atau 15 Undang-undang Darurat RI No 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top