Yogyakarta

Pencarian Ditutup, Total 10 Murid SMPN Turi Meninggal Saat Susur Sungai

publicanews - berita politik & hukumTim SAR gabungan evakuasi korban ke-8 kegiatan Pramuka susur sungai SMPN 01 Turi, Yogyakarta, Jumat (20/2) malam. (Foto: suarajogja)
PUBLICANEWS, Yogyakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengatakan dua korban kembali ditemukan pada Minggu (23/2) pagi. Keduanya merupakan korban tenggelamnya murid SMPN 1 Turi saat kegiatan Pramuka susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat (21/2).

Jika ditambah delapan orang meninggal yang sudah ditemukan dan diidentifikasi pada Jumat malam, total murid meninggal adalah 10 orang. Artinya, sudah semua korban ditemukan.

"Perkembangan informasi pada pukul 07.30 WIB, dua korban yang dicari sudah diketemukan SAR Gabungan pagi ini," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan, Minggu (23/2).

Menurut Makwan, satu korban ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB, di Dam Matras. Kemudian sekitar pukul 07.05 WIB korban selanjutnya ditemukan.

Sementara itu Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto saat mengunjungi RS Bhayangkara mengatakan, korban telah berada di RS Bhayangkara sekitar pukul 7.40 WIB dan langsung dilakukan proses identifikasi oleh tim DVI.

"Korban sudah ditemukan semua, dua korban terakhir ditemukan kira-kira 100-200 meter dari jembatan Dam Matras. Tadi pencarian sudah ditutup," ujar Yulianto.

Berikut daftar korban yang meninggal dunia :
1. Sovie Aulia (15)
2. Arisma Rahmawati (13)
3. Nur Azizah (15)
4. Lathifa Zulfaa (15)
5. Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah (14)
6. Evieta Putri Larasati (13)
7. Faneza Dida (13)
8. Nadine Fadilah (12)
9. Yasinta Bunga (13)
10. Zahra Imelda (12). (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. de'fara @shahiaFM23 Februari 2020 | 19:39:34

    Alhamdulilah semua jasad korban ditemukan, mdh2an ini pelajaran buat kegiatan pramuka kemudian hari. Panitia harus lebih bijak dan dg perhitungan serta pengawasan saat pelaksanaan.

Back to Top