Simalungun

Puluhan Warga Keracunan Usai Santap Daging Anjing

publicanews - berita politik & hukumSejumlah warga Desa Panombean Hutahurung, Kecamatan Hataran, Simalungun, Sumut, keracunan setelah makan daging anjing, Rabu (19/2). (Foto: topmetro.com)
PUBLICANEWS, Simalungun - Polisi memperkirakan 32 warga Desa Panombean Hutahurung, Kecamatan Hataran, Simalungun, Sumatera Utara, keracunan setelah makan daging anjing. Mereka menyantap hidangan tersebut dalam tradisi santap anjing bersama, Rabu (19/2).

"Setidaknya 32 warga sakit perut, mual, muntah, hingga diare usai bersama-sama menyantap daging anjing," kata Kapolsek Balata AKP Jagani Sijabat kepada wartawan di kantornya, Jumat (21/2).

Anjing tersebut milik Romiyanti Gultom yang kemudian dijual karena galak. Warga yang sedang punya hajat membelinya untuk dihidangkan pada tetamu.

"Mereka patungan membelinya, lalu mengerjakan dan memasaknya bersama-sama," ujarJagani.

Keterangan dari pemilik hajat, peristiwa keracunan massal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Para korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Tiga Balata. Sebagian warga yang keracunan sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

"Yang masih dirawat 22 orang. Kasus ini masih kita dalami," Jagani menjelaskan.

Menurut Kadis Kesehatan Kabupaten Simalungun dr Lidia Saragih, korban keracunan disebabkan terserang bakteri yang terkandung di dalam daging anjing itu.

Daging yang dikonsumsi warga tidak higienis dan kurang matang. "Dari pemasakannya dan daging yang dipanggang campur darah itu yang mengalami keracunan," ujar Lidia di tempat terpisah. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top