Rembang

Kasus Guru Tampel Siswi di Rembang Dinilai Janggal

publicanews - berita politik & hukumPolres Rembang. (Foto: orangrembang.com)
PUBLICANEWS, Rembang - Polisi masih menyelidiki oknum guru madrasah berinisial AK alias Madin yang diduga menganiaya siswinya di Rembang, Jawa Tengah. Kasus ini menjadi sorotan warganet karena dinilai janggal.

"Kasus ini dilimpahkan ke kami setelah orang tua korban melapor ke Polsek Sluke membawa hasil visum," kata Kasatreskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito kepada wartawan di kantornya, Rabu (19/2)

Pemilik akun Facebook berinisial A menyayangkan tindakan pelapor dan menulisnya sebagai berikut:

Lepas dari persoalan BENAR SALAH... dan juga tentang RASA KEADILAN... Sebagai WONG JAWA sing luwih nengenake RASA... Beginikah cara kita menyelesaikan sebuah persoalan!

Hari ini seorang GURU MADIN dipanggil polisi sebagai TERSANGKA... hanya sebab pengin mendidik santri agar kelak menjadi seorang yang paham akan arti hidup...

Iki jane sing KEBANGETEN sapa leh ya... Babagan kaya ngene kok sampai ke LAPORAN KEPOLISIAN...

APA KITA SUDAH KEHILANGAN NYALI UNTUK MENJADI JAWI...

Sehingga semua akan menjadi semakin ruwet dan jauh dari nilai nila KE-JAWA-AN kita...!


Banyak yang menyayangkan peristiwa tersebut sampai dibawa ke proses hukum.

Menurut Bambang, guru Madin sedang mengajar di kelas. A datang terlambat, yang lalu ditegur Madin.

Korban yang tak diungkap identitasnya itu tak peduli. Guru Madin kemudian menyuruhnya maju kedepan kelas.

"Saat siswi tersebut hendak kembali, terduga terlapor ini bukan memukul ya, tapi hanya menampel (menepis) ya bahasanya. Kena tubuhnya," ujarnya.

Usai insiden tepisan itu, ujar Bambang, korban merasa sakit badan. Orang tua siswi itu tidak terima dan melakukan visum untuk melaporkan polisi.

"Saat ini kita dalam proses penyidikan. Kita tetap akan menangani kasus ini secara hati-hati, tapi kan memang masyarakat inginnya cepat," ia menambahkan (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top