Kriminalitas Jakarta

Warga Kamerun Tipu-tipu Sanggup Gandakan Uang

publicanews - berita politik & hukumEmpat tersangka penipu dengan modus menggandakan uang dihadirkan dalam gelar kasus di Polda Metro Jaya, Rabu (19/2). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi membongkar sindikat penipuan bermodus menggandakan uang yang didalangi warga Kamerun berinisial DG. Ia memiliki anak buah S, VL, dan AMY yang mengincar pemilik mata uang asing.

"Jadi mereka mencari calon korban yang memiliki valas dan ingin menggandakan uangnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam gelar kasus di kantornya, Rabu (19/2).

DG belajar menipu dari temannya di Kamerun. Ia mengatur peran ketiga anak buahnya. "Tersangka S dan AMY menyiapkan modal dan menyewa hotel, sedangkan VL mencari korban," ujar Yusri.

Seorang perempuan yang tak diungkap identitasnya menjadi korban, ia tertipu 10 ribu dolar AS. Korban berkenalan dengan VL yang menjanjikan akan menggandakan tiga kali lipat uangnya.

"VL menunjukkan videonya (gandakan uang) diulang-ulang sampai korban tertarik," Yusri menjelaskan.

VL, lanjut Yusri, mengajak korban untuk menemui DG dan S di sebuah hotel di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada 30 Januari lalu.

Korban pun menyerahkan uangnya ke warga Kamerun itu dengan harapan uangnya menjadi 30 ribu dolar AS. DG lalu memberinya sebuah bungkusan serupa gepokan uang.

"Syaratnya korban jangan membuka bungkusan tersebut sebelum 10 jam," katanya.

Setelah 10 jam, korban membuka bungkusan tersebut yang ternyata berisi hanya kertas berwarna hitam. "Atau kita sebut ‘black dollar’. Jika ditotal kerugian korban lebih dari Rp 130 juta," Yusri menambahkan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top