Ditanya Revitaliasi TIM, Anies: Cukup, Thank You

publicanews - berita politik & hukumAnies baswedan.T (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) mengundang polemik. Forum Seniman Peduli TIM telah mengadu ke Komisi X DPR. Parlemen menyepakati agar dilakukan moratorium revitaliasi TIM yang kini dikerjakan Jakpro.

Wakil rakyat menjanjikan akan mengundang Gubernur Anies Baswedan. Namun, ketika dikonfirmasi, Anies enggan menanggapi hal itu.

"Cukup, thank you. Nanti jadi judul lagi. Cukup, thank you, ampun," ujar Anies kepada wartawan sambil tertawa, di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (19/2).

Protes seniman disampaikan dalam RDPU di Senayan, Jakarta, Senin (17/2). Seniman keberatan dengan revitalisasi yang dianggap tidak mendengarkan pendapat para pegiat seni.

"Kita menolak, kita protes, kita pergi ke sana, kita ke DPRD, kita temui Plt deputinya, kita temui Jakpro, semua kita ketemu, eh malah (TIM) dihancurin. Kita bilang moratorium, sementara dulu kita ngomong, malah dibabakbundaskan (dihancurkan) oleh mereka," kata pimpinan Forum Seniman Peduli TIM Radhar Panca Dahana.

Sementara itu, proyek TIM sudah mencapai 15 persen. "(Revitalisasi TIM) masih jalan terus, sekarang sudah 15 persen untuk tahapan semuanya. Rencananya, targetnya Juni 2021, target selesai," Direktur Operasi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Muhammad Taufiqurrachman di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu siang.

Saat ini sedang proses merobohkan bangunan lama yaitu Gedung Graha Bhakti Budaya (GBB). Kemudian, tengah dikerjakan fondasi untuk perpustakaan dan dokumentasi HB Jassin, kemudian Masjid Amir Hamzah, dan lahan parkir. Ditargetkan revitalisasi akan rampung pada pertengahan 2021. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top