Kriminalitas Bali

Gara-gara Main Peluk, Bule Perancis Jadi Buron 5 Tahun

publicanews - berita politik & hukumJulien Antonie Gazielly (39) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas dugaan kasus norma kesopanan. (Foto: Polda Bali/dok)
PUBLICANEWS, Denpasar - Polda Bali masih memburu warga Perancis Alan Julien Antonie Gazielly (45) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena pelanggaran norma kesopanan. Ia dilaporkan rekan kerjanya Sarah (38) yang merasa dilecehkan.

"Julien dilaporkan dan menjadi DPO karena memeluk rekan kerjanya dari belakang saat menggelar outbond," kata Kanit III Subdit IV Dit Reskrimum Polda Bali Kompol I Wayan Nuriata di kantornya, Selasa (18/2).

Nuriata menjelaskan, Julien menjadi buron berdasarkan nomor DPO/09/II/2018/Ditreskrimum, sejak 7 Februari 2018. Saat kejadian mereka sedang mengikuti sebuah permainan outbond di Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, pada 25 Oktober 2014.

Dalam kegiatan itu mereka mengikuti permainan 'monyet-monyetan'. Aturan permainannya bagi para peserta yang tidak mendapatkan pasangan akan dihukum menari di hadapan peserta lainnya.

Kebetulan Sarah dan Julien tidak mendapatkan pasangan dan harus menjalani hukuman. Sarah menjalani hukuman berjoget. Asik berjoger, tiba-tiba Julien memeluknya dari belakang.

"Korban tidak terima dan perbuatan rekan kerjanya itu dilaporkan ke Polda Bali setahun berikutnya," Nuriata menambahkan.

Polisi menindaklanjuti laporan itu dan sempat mencari Julien dengan mendatangi tempat kerjanya di Jakarta. Namun Julien sudah berhenti dari perusahaannya.

Diduga tersangka menetap di Singapura. "Yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi di sana dan sudah (dilaporkan) lewat interpol," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top