Marga Masiku Ancam Laporkan ILC TV One ke Dewan Pers

publicanews - berita politik & hukumTayangan Indonesia Lawyer Club (ILC) bertema 'Masiku, Lenyap Ditelan Angin' pada Selasa, (28/1). (Foto: Youtube/Indonesia Lawyers Club)
PUBLICANEWS, Jakarta - Para pengguna nama Masiku protes dengan tema program Indonesia Lawyer Club (ILC) 'Masiku, Lenyap Ditelan Angin' yang tayang pada Selasa, (28/1). Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kendari Anselmus AR Masiku, mewakili marga Masiku, mengaku keberatan karena nama Masiku merupakan marga dari Desa La'bo di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

"Tema ILC di TV One telah melanggar etika, secara serampangan menggunakan nama Masiku. Tema ini dapat saja di-framing," ujar Anselmus kepada wartawan, Senin (17/2).

Menurutnya, tema tersebut bersifat general, seolah marga Masiku melakukan tindak pidana korupsi. Ia menegaskan, nama Masiku bukan hanya digunakan oleh Harun, eks caleg DPR dari Fraksi PDIP.

"Tetapi juga oleh banyak orang yang memiliki hubungan keluarga dengan Harun Masiku. Semua pengguna nama Masiku masih saudara," Anselmus menjelaskan.

Anselmus menegaskan ia tidak main-main soal rencana melapor ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Ia telah mengirim tanggapan ke Tiwitter ILC agar mereka segera meminta maaf secara terbuka.

"Saya baru menyampaikannya via Twitter ILC, tapi sampai sekarang belum ada respon. Nanti saya akan bersurat langsung ke TVOne," katanya.

Saat ini warga Kendari itu masih menunggu itikad baik TV One. Apabila tidak ada respon positif, Anselmus mengancam membawa persoalan ini ke jalur hukum. "Kami tahu alurnya, kalau KPI, Dewan Pers tak juga menemukan solusi maka ya gugatan perdata," ujarnya.

Dalam tanggapan tersebut, Anselmus meminta ILC mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka di media nasional baik TV maupun media daring selama 7 hari berturut-turut. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top