Partai Gerindra Nyatakan Andre Tak Salah Gerebek PSK

publicanews - berita politik & hukumAndre Rosiade memberikan keterangan usai penggerebekan PSK di suatu hotel di Kota Padang, 26 Januari 2020. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Gerindra menyatakan tidak ada kesalahan dalam langkah Andre Rosiade terlibat dalam penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, 26 Januari 2020 lalu.

Anggota Komisi VI DPR itu sudah dimintai keterangan melalui fraksi di DPR dan Mahkamah Partai. Kasus penggerebekan ini menyita perhatian karena diduga ada unsur penjebakan.

"Kami sudah melakukan tabbayun atau konfirmasi atas desas-desus itu. Dan hasilnya, kami simpulkan tidak ada pelanggaran dan kesalahan yang dilakukan saudara Andre, baik sebagai anggota DPR yang mewakili Sumbar,” kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Ahmad Muzani di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (15/2) malam.

Wakil Ketua MPR itu menambahkan, pemanggilan Andre sebagai upaya tabbayun menghilangkan fitnah terhadap Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar tersebut.

“Kami merasa, saudara Andre silakan jalan terus dan lakukan kritik. Tetap harus diperhatikan,” ujar Muzani.

Penggerebekan PSK berinisial NN menjadi heboh lantaran Andre ikut memberi keterangan pers di kamar hotel. Video yang memperlihatkan NN juga diunggah melalui akun Twitter pribadi anggota DPR itu.

Diketahui pemesanan kamar dilakukan asisten Andre bernama Bimo. Sedang di lembar booking kamar yang beredar atas nama Andre.

Penggerebekan itu dinilai banyak pihak sebagai jebakan meskipun kepolisian setempat menyebut Andre sebatas memberikan informasi. NN kepada pers mengatakan sebelum digerebek ia mengaku sudah 'dipakai' pemesan.

Menurut Andre, penggerebekan PSK online itu untuk membuktikan adanya prostitusi di Bumi Minang, khususnya Padang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top