Dipolisikan, Ade Armando Tuduh FPI Minta Perempuan Bule

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab saat menunjukkan majalah Playboy pada 2006. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Setelah laporannya terhadap Ade Armando ditolak Bareskrim Polri, FPI kembali melaporkan dosen Universitas Indonesia itu ke Mapolda Metro Jaya. Pengacara Aziz Yanuar mengatakan, laporan dilakukan anggota FPI bernama Herman Dzarkasih.

"Ya, (sudah) laporan ke Polda Metro Jaya," ujar Aziz saat dihubungi media, Rabu (12/1).

Ade dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, sesuai pasal 156 KUHP. Laporan bernomor LP/932/II/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 11 Februari.

FPI membersoalkan pernyataan Ade dalam video yang diunggah di akun Cokro TV. "Ade dilaporkan karena telah menghina FPI," Aziz menegaskan.

Video Ade yang dipersoalkan bertajuk 'Kejahatan FPI' itu sudah ditonton 260 ribu kali. Ade menyebut FPI sebagai organisasi jahat dan bukan kumpulan orang-orang saleh. Disorot pula Imam Besar FPI Rizieq Syihab yang menurutnya tidak layak disebut sebagai ulama.

Ade kemudian mencontohkan kebrutalan FPI saat menyerbu dan memukuli peserta aksi damai Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Monas pada 2008.

Diungkap pula pengakuan pimpinan Majalah Playboy pada 2006. Saat itu FPI menyebu kantor majalah pria dewasa itu di Jakarta dan membawa ke pengadilan.

"Menurut cerita mantan pemred Playboy ada anggota-anggota FPI mendatangi kantor Playboy, mereka menjanjikan akan menstop proses pengadilan kalau Playboy mau memenuhi permintaan mereka," ujarnya.

Ade menyebut FPI meminta tiket ke Bali dan ongkos naik haji. Permintaan itu dikabulkan. Namun, tak cukup di situ, FPI mengatakan meminta perempuan bule.

"Mereka minta disediakan, maaf ya, perempuan bule. Ketika itulah si pemred menolak sambil bilang 'Kami bukan germo'," kata Ade.

Menurut Ade, tidak ada yang perlu di bela dari FPI. Bahkan kalau FPI terus berkembang maka Indonesia menjadi korban.

Hingga saat ini belum ada pernyataan dari eks pimred Playboy yang membenarkan atau menyanggah klaim Ade Armando tersebut. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top